Headlines News :
Home » , » Apa perbedaan imam, syeikh, mufti dan faqih?

Apa perbedaan imam, syeikh, mufti dan faqih?

Written By *Ahsan on Tuesday, November 13, 2012 | 4:05 AM

Imam mempunyai tiga arti
1. Orang yang mengimami sholat
2. Pemimpin pemerintahan
3. Orang yang berilmu. Tidak ada batas minimal kapan seorang itu bisa disebut imam. Tapi sebutan itu merujuk kepada seberapa masyhur ulama' tersebut di antara ulama'-ulama' yang lain.

Sedangkan kalimat "syeikh" mempunyai beberapa arti:
1. Ditilik dari segi bahasa, yang berarti orang yang umurnya sudah 60 tahun atau lebih.
2. Pemimpin sebuah kaum, walaupun umurnya masih tergolong muda.
3. Di Mesir, kata ini juga digunakan bagi orang yang belajar ilmu syari'ah, walaupun dia masih kecil. Contoh: Orang yang hafidz al Qur'an. Karena menghafal al Qur'an termasuk salah satu dari ilmu syari'ah.

Kalimat "faqih" disematkan bagi orang yang belajar suatu ilmu khusus untuk mengetahui hukum amaliyah syar'iyyah yang diambil dari sumber syari'at Islam. Sumber syari'at Islam terdiri dari al Qur'an, sunnah, ijma' dan qiyas.

Dengan demikian faqih adalah orang yang bergelut dengan nash-nash untuk memahaminya dan mengambil kesimpulan hukum syari'ah darinya, baik wajib, sunnah, mubah, makruh ataupun haram.

Sedangkan "mufti" sebagaimana kalimat "faqih", tapi salah satu syarat tambahan untuk seorang mufti adalah harus tau dan paham keadaan di lingkungan sekitar. Karena salah satu tujuan adanya mufti adalah untuk menjaga maqashid syari'ah, yaitu: Hifdzu nafsi (badan), aqli (akal), diin (agama), karamah insan (kemuliaan manusia) dan milkuhu (kepemilikannya).

Biasanya seorang faqih di Mesir dipilih oleh lembaga-lembaga keagamaan, seperti: Universitas al Azhar, Majma' al Buhuts, Wizarah al Auqaf, Wizarah 'Adl.

Sedangkan seorang mufti di Mesir dipilih langsung oleh Presiden. Dan disyaratkan mempunyai derajat keilmuan yang tinggi dalam syari'ah, mempunyai daya analisis yang tinggi berhubungan dengan keadaan sekitar, mampu memberi fatwa, terkenal dengan 'adalah dsb.

Dan masih ada lagi istilah-istilah yang lain, seperti:
1. al Imam al Akbar disematkan kepada syeikh al Azhar.
2. Ma'ali al Wazir disematkan kepada Wazir al Auqaf.
3. Fadhilah al Ustadz al Duktur disematkan kepada Rais al Jami'ah.
4. Fadhilah al Mufti disematkan kepada Mufti Mesir.

Share this article :

3 comments:

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Syari'ah Islam Online - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template